Pada tanggal 25-28 September 2025, tim Satuan Pengawasan Internal UIN SATU Tulungagung melaksanakan kegiatan Musyawarah Nasional Forum SPI PTN Se-Indonesia yang dilaksanakan di Ruang Ivan Yustiavandana Gedung Mayapada Fakultas Hukum Universitas Jember Jalan Kalimantan no 37 Kampus Tegalboto Jember. Kegiatan tersebut bertujuan untuk penguatan tata kelola kelembagaan di Perguruan Tinggi Negeri.

Ibu Dr. Chatarina Muliana, SH.,SE.,M.H selaku Inspektur Jenderal Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, Teknologi hadir dan menyampaikan beberapa materi dalam forum tersebut. Beliau menyampaikan tema terkait SPI PTN sebagai Pilar Pengendalian Intern Menuju Perguruan Tinggi Negeri yang Bersih dan Profesional. Dalam pemaparannya beliau menyampaikan terkait tantangan yang dihadapi SPI, diantaranya Keterbatasan SDM auditor internal (jumlah & kompetensi), independensi SPI sering terhambat oleh struktur organisasi, belum optimalnya pemanfaatan teknologi audit, rendahnya budaya pelaporan (whistleblowing), dan resistensi terhadap pengawasan. Kemudian beliau memberikan tawaran solusi untuk mengantisipasi hal tersebut, diantaranya peningkatan kapasitas SDM SPI, mendorong penguatan independensi SPI, penggunaan teknologi digital (e-audit, dashboard pengendalian), sinergi dengan Itjen, BPK, dan BPKP, termasuk dengan KPK dan APH dalam pencegahan penanganan korupsi, dan terakhir penanaman budaya integritas di seluruh civitas PTN.
Ibu Prof. Dr. Ir. Sri Suning Kusumawardani, S.T, M.T., selaku Plt. Direktur Sumber Daya Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi juga hadir dan memberikan materi dalam kegiatan tersebut. Dalam pemaparannya beliau menyampaikan tema Implementasi Kebijakan Tunjangan Kinerja (Tukin) Dosen ASN dan Penilaian BKD di PTN.
Selanjutnya, Bapak Dr. Agus Sunarya Sulaeman, S.S.T., Ak., M.Si. selaku Kepala Biro Keuangan dan Barang Milik Negara Kemdiktisaintek juga menyampaikan materinya. Beliau menyampaikan tema terkait SPI PTN sebagai pilar pengendalian intern menuju perguruan tinggi negeri yang bersih dan profesional. Dalam pemaparannya, beliau menyampikan terkait potensi permasalahan pengelolaan keuangan dan BMN, seperti pada aspek Pengelolaan Kas, Pengelolaan Persediaan, Pengelolaan Biaya Dibayar Di Muka (BDDM) Masalah Piutang, Dampak Likuidasi Pengelolaan, Penatausahaan, dan Pengamanan Barang Milik Negara, Konstruksi Dalam Pengerjaan (KDP), Standar Biaya, Bukti Pertanggungjawaban.


Hadir juga dalam forum tersebut bapak Lindung Saut Maruli Sirait selaku Inspektur I Itjen Kemdiktisaintek. Beliau menyampaikan tema terkait kolaborasi itjen dan SPI dalam pengawasan PTN. Dalam pemaparannya, beliau menegaskan perlu dilakukan sinergi dan kolaborasi antara Itjen dan SPI dengan tujuan peningkatan kompetensi, pengawalan kualitas audit, dan kerja sama pelaksanaan audit.
